Latest Entries »

PENGANTAR

Dengan mengacu kepada UUD 1945 pasal 31 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Renstra Pendidikan Tinggi 2003-2010, Statuta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan Tahun 2003, dan Renstra STIE Harapan 2009-2014, maka disusunlah Rencana Strategis Program Studi Akuntansi STIE Harapan Medan untuk tahun 2009 – 2014. Penyusunan Renstra ini telah melibatkan berbagai pihak yang merupakan komponen penting di lembaga ini dengan arahan dan tanggung jawab dari pimpinan  STIE Harapan Medan.

Program Pengembangan dalam Renstra ini disusun berdasarkan evaluasi diri Program Studi Akuntansi, sehingga rencana program yang telah disusun selanjutnya akan dituangkan dalam Rencana Operasional (Renop) yang dijabarkan untuk kegiatan pengembangan yang dilakukan setiap tahun. Renstra Program Studi Akuntansi ini menentukan arah pengembangan Program Studi Akuntansi selama lima tahun ke depan. Renstra Program Studi Akuntansi ini disesuaikan dengan visi, misi dan tujuan STIE Harapan dan juga Yayasan Pendidikan Harapan Medan terutama dalam hal penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, penjalinan kerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan Program Studi Akuntansi, pengembangan kemampuan mahasiswa, penerapan sistem administrasi akademik yang baik serta penyediaan dan pengelolaan sumberdaya guna mendukung penyelenggaraan Program Studi Akuntansi yang bermutu.

Dengan menyadari berbagai ketidak sempurnaan yang ada, maka Renstra ini telah disepakati oleh Senat STIE Harapan Medan sebagai acuan dalam pengembangan Program Studi Akuntansi selama lima tahun ke depan. Semoga Allah SWT meridhoi dan selalu memberikan petunjuk dalam merealisasikan berbagai program guna mewujudkan visi dan misi serta tujuan Program Studi Akuntansi STIE Harapan Medan.

Medan, 8 September 2009.

Ketua:

Prof. Dr. Azhar Maksum, MEc, Ak.

RENCANA STRATEGIS PROGRAM STUDI AKUNTANSI STIE HARAPAN-MEDAN  2009 – 2014

1. PENDAHULUAN

Secara umum Rencana Strategis (Renstra) dapat diartikan sebagai panduan dasar bagi sebuah lembaga seperti halnya Program Studi Akuntansi STIE Harapan dalam mewujudkan cita-cita yang ingin dicapai. Di dalamnya terkandung secara jelas apa cita-cita bersama yang telah ditetapkan untuk dicapai, bagaimana upaya dan tindakan untuk dapat mencapainya, dan apa yang ditetapkan sebagai indikator keberhasilan dalam pencapaian cita-cita tersebut.

Rencana Strategi Program Studi Akuntansi STIE Harapan Medan ini disusun untuk periode waktu lima tahun, mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2014. Rencana Strategis untuk periode ini lebih berfokus kepada dimensi kompetensi, profesionalitas, dan moral. Hal ini dilatar belakangi oleh kondisi persaingan yang semakin ketat dalam di dunia pendidikan tinggi saat ini. Program Studi Akuntansi STIE Harapan Medan harus mampu memenangkan persaingan dimaksud agar dapat tetap eksis di tengah masyarakat, dan untuk itu ketiga dimensi di atas dipandang merupakan senjata yang harus dipersiapkan.

2. PERMASALAHAN

Permasalahan ini ditentukan sebagai hasil analisis dari rencana penyusunan Rencana Strategis untuk mencapai sasaran, dan merupakan bagian dari kelemahan yang dimiliki.

  1. Sumber dana yang kurang untuk membiayai pelaksanaan rencana strategis.
  2. Sumber daya manusia yang terbatas, baik kualitas maupun kuantitas dalam pelaksanaan rencana strategis.
  3. Kebijakan pengelola dengan penyelenggara pendidikan adakalanya tidak sinkron.

3. VISI DAN MISI PROGRAM STUDI AKUNTANSI STIE HARAPAN MEDAN

Visi Program Akuntansi STIE Harapan Medan.

“Terwujudnya Program Studi Akuntansi yang andal dalam penyelenggaraan pendidikan ilmu akuntansi berbasis kompetensi, profesionalisme, dan moral.”

Misi Program Studi Akuntansi STIE Harapan Medan.

1.      Menyelenggarakan dan membangun sistem pembelajaran akuntansi yang dapat menghasilkan lulusan berkarakter kompetensi, profesionalisme, dan moral.

2.      Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang ilmu akuntansi secara proporsional untuk menciptakan masyarakat ilmiah.

3.      Melaksanakan kegiatan seminar dan pelatihan di bidang akuntansi yang dapat menambah wawasan keilmuan mahasiswa.

4. TUJUAN

Tujuan yang ingin dicapai dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan terdiri dari:

  1. Menjadi Program Studi Akuntansi yang mengutamakan kompetensi akuntansi dalam pembelajaran.
  2. Menjadi Program Studi Akuntansi yang melahirkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang ilmu akuntansi secara proporsional.
  3. Menjadi Program Studi Akuntansi yang ilmiah melalui penelitian dan pengabdian secara proporsional.
  4. Menjadi Program Studi Akunansi yang  otonom, sehat dan effisien.
  5. Menjadi Program Studi Akuntansi yang membudayakan etika dan estetika.

5. SASARAN

Sasaran ditetapkan dengan melakukan analisis tujuan yang ingin dicapai secara bertahap dan dapat diukur dengan dimensi yang telah ditetapkan. Sasaran dimaksud diuraikan berdasarkan masing-masing tujuan yang telah ditetapkan.

Tujuan 1: Menjadi Program Studi Akuntansi yang mengutamakan kompetensi akuntansi dalam pembelajaran.

Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

  1. Memiliki kurikulum akuntansi yang berbasis kompetensi.
  2. Memiliki tenaga pendidik yang kompeten dalam akuntansi dan mengajar sesuai dengan kompetensinya.
  3. Memiliki media pengajaran akuntansi yang sesuai untuk mendukung proses belajar mengajar.
  4. Memiliki metode dan tehnik pengajaran yang dapat meningkatkan kompetensi akuntansi.

Tujuan 2: Menjadi Program Studi Akuntansi yang melahirkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang ilmu akuntansi secara proporsional.

Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

  1. Memiliki standar penerimaan mahasiswa akuntansi.
  2. Memiliki sistem pengendalian mutu Program Studi Akuntansi.
  3. Memiliki sistem evaluasi yang standar.

Tujuan 3: Menjadi Program Studi Akuntansi yang ilmiah melalui penelitian dan pengabdian secara proporsional.

Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

1.      Terwujudnya penelitian bidang akuntansi yang proporsional untuk dimanfaatkan  bagi perkembangan iptek dan bernilai publikasi.

  1. Terwujudnya pengabdian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan 4: Menjadi Program Studi Akunansi yang  otonom, sehat dan effisien.

Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

1.      Memiliki struktur organisasi yang sehat dan efisien dalam mengelola Program Studi Akuntansi

  1. Menjadi unit organisasi pendidikan akuntansi yang otonom dalam pengelolaan Program Studi Akuntansi.

Tujuan 5: Menjadi Program Studi Akuntansi yang membudayakan etika dan

estetika.

Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

  1. Memiliki sistem pendidikan yang menjunjung tinggi etika dan estetika.
  2. Terciptanya akhlak melalui pendidikan agama yang sesuai dengan keyakinan masing-masing.

6. STRATEGI

Perumusan strategi disusun berdasarkan analisis variabel eksternal dan internal  untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Pencapaian sasaran diukur melalui dimensi-dimensi yang akan ditetapkan dan dilampirkan pada bagian akhir rencana strategi ini.

Sasaran 1: Memiliki kurikulum akuntansi yang berbasis kompetensi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melaksanakan analisis dan evaluasi variabel internal dan eksternal secara periodik dalam menetapkan kurikulum, dengan memperhatikan kompetensi utama, pendukung dan lain-lain, selambat-lambatnya 4 tahun sekali.
  2. Menyusun Silabus, Garis Besar Program Pengajaran, Satuan Acara Pengajaran.
  3. Melakukan umpan balik kepada pengguna lulusan.

Sasaran 2 : Memiliki tenaga pendidik yang kompeten dalam akuntansi dan

mengajar sesuai dengan kompetensinya.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui :

  1. Menetapkan dan menyusun formasi tenaga pengasuh matakuliah berdasarkan kompetensi yang dimiliki.
  2. Menyusun modul yang sesuai dengan Silabus, GBPP, dan SAP.
  3. Melakukan umpan balik dengan mengirim kuesioner kepada mahasiswa terhadap kompetensi dosen.

Sasaran 3 : Memiliki media pengajaran akuntansi yang sesuai untuk mendukung proses belajar mengajar.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melakukan investasi  media pengajaran yang cukup dan layak sesuai dengan kemampuan keuangan.
  2. Melaksanakan program pemeliharaan media pengajaran secara teratur sehingga selalu siap untuk digunakan.
  3. Melakukan umpan balik atas ketersediaan media pengajaran.

Sasaran 4 : Memiliki metode dan tehnik pengajaran yang dapat meningkatkan kompetensi akuntansi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melaksanakan pelatihan dibidang teknologi pengajaran untuk memperoleh metode dan teknik pengajaran yang efektif dan efisien.
  2. Melaksanakan metode dan teknik pengajaran yang dipilih.
  3. Melakukan umpan balik atas pelaksanaan metode dan teknik yang diplih.

Sasaran 5 : Memiliki standar penerimaan mahasiswa akuntansi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melaksanakan analisis dan evaluasi sistem penerimaan mahasiswa baru akuntansi.
  2. Menetapkan standar nilai minimum bagi calon mahasiswa akuntansi.

Sasaran 6 : Terwujudnya sistem penjaminan mutu Program Studi Akuntansi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melaksanakan analisis dan evaluasi sistem yang sedang berjalan.
  2. Menetapkan bagan organisasi, wewenang, fungsi, tugas dan tanggungjawab.
  3. Membangun sistem pengendalian mutu program studi yang tangguh, efisien dan efektif.

Sasaran 7 : Memiliki sistem evaluasi yang standar.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui :

  1. Menganalisis dan mengevaluasi sistem evaluasi yang sedang berjalan.
  2. Menetapkan standar sistem evaluasi.
  3. Melakukan umpan balik untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Sasaran 8 : Terwujudnya penelitian bidang akuntansi yang proporsional untuk

dimanfaatkan  bagi perkembangan iptek dan bernilai publikasi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui :

  1. Menganalisis dan mengevaluasi penelitian ilmiah yang telah lalu dan sedang berjalan.
  2. Menyusun program penelitian yang proporsional dan berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dengan melibatkan mahasiswa.
  3. Mempersiapkan sumber pendanaan alternatif untuk pembiayaan penelitian.
  4. Membangun kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi lain dan lembaga riset, untuk meningkatkan profesionalisme peneliti.
  5. Mengkodifikasi hasil-hasil penelitian sebagai sumber pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sasaran 9 : Terwujudnya pengabdian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Menganalisis dan mengevaluasi pengabdian pada masyarakat yang telah lalu dan sedang berjalan.
  2. Menyusun program pengabdian pada masyarakat yang mendasarkan pada hasil penelitian yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dengan melibatkan mahasiswa.
  3. Mempersiapkan sumber pendanaan alternatif untuk pembiayaan pengabdian.
  4. Membangun kerjasama pengabdian dengan pemerintah dan lembaga swasta.

Sasaran 10 : Memiliki struktur organisasi yang sehat dan efisien dalam mengelola program studi akuntansi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Menganalisis dan mengevalusi struktur organisasi yang ada berdasarkan job analysis.
  2. Menetapkan struktur orginasasi yang jelas wewenang, fungsi, tugas dan tanggungjawab masing-masing organ.
  3. Mempersiapkan manual organisasi sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan organisasi.
  4. Melakukan analisis dan evaluasi atas efektivitas dan efisiensi organisasi secara berkala.

Sasaran 11 : Menjadi organisasi pendidikan akuntansi yang otonom dalam pengelolaan Program Studi Akuntansi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Mendukung pimpinan perguruan tinggi dalam mengelola organisasi sehingga menjadi organisasi yang sehat dan mandiri.
  2. Mendorong Sekolah Tinggi untuk memberikan otonomi kepada pengelola pendidikan akuntansi.

Sasaran 12 : Memiliki sistem pendidikan yang menjunjung tinggi etika dan estetika.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Mempersiapkan matakuliah dalam kurikulum yang mengajarkan etika dan estetika.
  2. Mempersiapkan tenaga kependidikan yang beretika dalam proses pengajaran.
  3. Mempersiapkan tenaga penunjang kependidikan yang beretika dalam pelayanan.
  4. Melakukan analisis dan evaluasi secara berkala.

Sasaran 13 : Terciptanya akhlak melalui pendidikan agama yang sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Mempersiapkan Silabus, GBPP. SAP dan Modul yang bertumpu pada peningkatan akhlak mahasiswa.
  2. Menciptakan lingkungan kampus yang dapat memotivasi peningkatan akhlak mahasiswa.
  3. Melibatkan mahasiswa dalam kegiatan keagamaan.

7. INDIKATOR PENCAPAIAN SASARAN

No Sasaran Indikator
1 Memiliki kurikulum Program Studi Akuntansi yang berbasis kompetensi.
  1. Kurikulum Program Studi Akuntansi yang dengan jelas menggambarkan kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lain
  2. Silabus, GBPP, SAP dan Modul Program Studi Akuntansi harus berbasis kompetensi, profesional-isme dan moral.
2 Memiliki tenaga pendidik akuntansi yang kompeten dan mengajar sesuai dengan kompetensinya.
  1. Riwayat pendidikan minimal S2 Akuntansi, Bersertifikat Pendidik.
  2. Mengajar sesuai dengan Silabus, GBPP, SAP dan Modul yang tersedia.
  3. Skor yang baik dari jawaban  kuesioner mahasiswa.
3 Memiliki media pengajaran akuntansi yang sesuai untuk mendukung proses belajar mengajar.
  1. Jumlah media pengajaran akuntansi semakin banyak.
  2. Media pengajaran akuntansi semakin beragam dan modern
4 Memiliki metode dan tehnik pengajaran yang dapat meningkatkan kompetensi akuntansi.
  1. Tingkat persentase kelulusan semakin baik.
  2. IPK rata-rata semakin tinggi, minimal 2,76.
  3. Lama tunggu untuk bekerja rendah, maksimal 1 tahun.
5 Memiliki standar penerimaan mahasiswa akuntansi.
  1. Memenuhi skor nilai lulus ujian masuk STIE Harapan dalam Program Studi Akuntansi
6 Terwujudnya sistem penjaminan mutu Program Studi Akuntansi
  1. Terpatuhinya pedoman standar operasional.
7 Terwujudnya sistem evaluasi yang standar.
  1. Terpatuhinya pedoman standar evaluasi.
8 Terwujudnya penelitian bidang akuntansi yang proporsional untuk

dimanfaatkan  bagi perkembangan iptek dan bernilai publikasi.

  1. Jumlah hasil penelitian yang proporsional meningkat.
  2. Profesionalisme peneliti meningkat.
  3. Publikasi hasil penelitian meningkat.
9 Terwujudnya pengabdian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  1. Jumlah pengabdian pada masyarakat meningkat.
  2. Permintaan kerjasama bertambah
10 Memiliki struktur organisasi yang sehat dan efisien dalam mengelola Program Studi
  1. Struktur organisasi harus mewakili aktivitas yang ada.
  2. Ada manual organisasi
11 Menjadi organisasi pendidikan akuntansi yang otonom dalam pengelolaan program akuntansi.
  1. Aktivitas di program studi telah dikelola sendiri.
12 Memiliki sistem pendidikan yang menjunjung tinggi etika dan estetika. 1.      Pelanggaran etika berkurang.

2.      Permintaan lulusan meningkat.

3.      Ada kode etik dan tata krama dalam proses belajar mengajar.

13 Terciptanya akhlak melalui pendidikan agama yang sesuai dengan keyakinan masing masing.
  1. Kegiatan dan pelibatan  mahasiswa bidang keagamaan meningkat.

8. PENUTUP

Rencana Strategis Program Studi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan untuk jangka waktu lima tahun (2009 – 2014) ini disusun berdasarkan analisis atas kondisi lingkungan internal, eksternal, maupun global yang ada pada saat ini. Oleh sebab itu, jika terjadi perubahan atas variabel dimaksud, maka terhadap Rencana Strategis ini akan diadakan perubahan dan penyesuaian sejalan dengan perubahan lingkungan.

Sumber pendanaan untuk membiayai pelaksanaan Rencana Strategis Program Studi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan tahun 2009 – 2014 diperoleh dari anggaran sekolah tinggi yang bersumber dari Sumbangan Pembangunan Pendidikan (SPP), Yayasan Pendidikan Harapan, bantuan dari Pemerintah dan lembaga swasta nasional. Rencana Strategis ini selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan penyusunan dan pelaksanaan rencana yang lebih operasional.

RENCANA STRATEGIS SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI HARAPAN MEDAN  2009 – 2014

Disahkan

Dalam Rapat Senat STIE Harapan

22 Juni 2009

PENGANTAR

Dengan mengacu kepada UUD 1945 pasal 31 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Renstra Pendidikan Tinggi (HELTS) 2003-2010, dan Statuta Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan Tahun 2003, maka disusunlah Rencana Strategis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan untuk tahun 2009 – 2014. Penyusunan Renstra ini telah melibatkan berbagai pihak yang merupakan komponen penting di lembaga ini dengan arahan dan tanggung jawab dari pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan.

Program Pengembangan dalam Renstra ini disusun berdasarkan evaluasi diri sekolah tinggi, sehingga rencana program yang telah disusun selanjutnya akan dituangkan dalam Rencana Operasional (Renop) yang dijabarkan untuk kegiatan pengembangan yang dilakukan setiap tahun. Renstra sekolah tinggi ini menentukan arah pengembangan sekolah tinggi selama empat tahun ke depan yang juga dapat dipergunakan sebagai acuan pengembangan program studi maupun jurusan. Renstra sekolah tinggi ini disesuaikan dengan visi, misi dan tujuan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan dan juga Yayasan Pendidikan Harapan Medan terutama dalam hal penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, penjalinan kerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan sekolah tinggi, pengembangan kemampuan mahasiswa, penerapan system administrasi akademik yang baik serta penyediaan dan pengelolaan sumberdaya guna mendukung penyelenggaraan sekolah tinggi yang bermutu.

Dengan menyadari berbagai ketidak sempurnaan yang ada, maka Renstra ini telah disepakati oleh Senat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan sebagai acuan dalam pengembangan sekolah tinggi selama empat tahun ke depan. Semoga Allah SWT meridhoi dan selalu memberikan petunjuk dalam merealisasikan berbagai program guna mewujudkan visi dan misi serta tujuan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan.

Medan, 22 Juni 2009.

Ketua:

Prof. Dr. Azhar Maksum, MEc, Ak.

RENCANA STRATEGIS SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI MEDAN  2009 – 2014

1. PENDAHULUAN

Secara umum Rencana Strategis (Renstra) dapat diartikan sebagai panduan dasar bagi sebuah lembaga seperti halnya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan dalam mewujudkan cita-cita yang ingin dicapai. Di dalamnya terkandung secara jelas apa cita-cita bersama yang telah ditetapkan untuk dicapai, bagaimana upaya dan tindakan untuk dapat mencapainya, dan apa yang ditetapkan sebagai indikator keberhasilan dalam pencapaian cita-cita tersebut.

Rencana Strategis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan ini disusun untuk periode waktu empat (4) tahun, mulai tahun 2009 sampai dengan tahun 2014. Rencana Strategis untuk periode ini lebih berfokus kepada dimensi kompetensi, profesionalitas, dan moral. Hal ini dilatar belakangi oleh kondisi persaingan yang semakin ketat dalam di dunia pendidikan tinggi saat ini. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan harus mampu memenangkan persaingan dimaksud agar dapat tetap eksis di tengah-tengah masyarakat, dan untuk itu ketiga dimensi di atas dipandang merupakan senjata yang harus dipersiapkan.

2. PERMASALAHAN

Permasalahan ini ditentukan sebagai hasil analisis dari rencana penyusunan Rencana Strategis untuk mencapai sasaran, dan merupakan bagian dari kelemahan yang dimiliki.

  1. Sumber dana untuk membiayai pelaksanaan rencana strategis.
  2. Sumber daya manusia yang terbatas, baik kualitas maupun kuantitas dalam pelaksanaan rencana strategis.
  3. Kebijakan pengelola dengan penyelenggara pendidikan tidak sinkron dan harmonis.

3. VISI DAN MISI

Visi:

”Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi andalan yang berbasis kompetensi, profesionalisme dan moral”.

Misi:

1.      Menyelenggarakan dan membangun sistem pembelajaran yang dapat menghasilkan lulusan yang kompeten,  sesuai dengan tuntutan pemangku kepentingan (stakeholders).

2.      Menyelengarakan penelitian dalam bidang ilmu ekonomi dan pengabdian pada masyarakat secara proporsional  untuk menciptakan masyarakat ilmiah.

3.      Membangun organisasi pendidikan yang otonom, sehat, efisien dan berlandaskan pada etika serta estetika.

4. TUJUAN

Tujuan yang ingin dicapai dalam jangka waktu 4 (empat) tahun ke depan terdiri dari:

  1. Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang mengutamakan kompetensi dalam pembelajaran.
  2. Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang melahirkan sumber daya manusia yang kompeten secara proporsional.
  3. Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang ilmiah melalui penelitian dan pengabdian secara proporsional.
  4. Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang  otonom, sehat dan effisien.
  5. Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang membudayakan etika dan estetika.

5. SASARAN

Sasaran ditetapkan dengan melakukan analisis tujuan yang ingin dicapai secara bertahap dan dapat diukur dengan dimensi yang telah ditetapkan. Sasaran dimaksud diuraikan berdasarkan masing-masing tujuan yang telah ditetapkan.

Tujuan 1: Menjadi “Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang mengutamakan kompetensi dalam pembelajaran”. Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

  1. Memiliki kurikulum yang berbasis kompetensi.
  2. Memiliki tenaga pendidik yang kompeten dan mengajar sesuai dengan kompetensinya.
  3. Memiliki media pengajaran yang sesuai untuk mendukung proses belajar mengajar.
  4. Memiliki metode dan tehnik pengajaran yang dapat meningkatkan kompetensi.

Tujuan 2: Menjadi “Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang melahirkan sumber daya manusia yang kompeten secara proporsional”. Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

  1. Memiliki standar penerimaan mahasiswa.
  2. Memiliki sistem pengendalian mutu perguruan tinggi.
  3. Memiliki sistem evaluasi yang standar.

Tujuan 3: Menjadi “Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang ilmiah melalui penelitian dan pengabdian secara proporsional”. Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

1.      Terwujudnya penelitian ilmiah yang proporsional untuk diabdikan kepada masyarakat.

  1. Terwujudnya pengabdian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan 4: Menjadi “Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang  otonom, sehat dan effisien”. Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

1.  Memiliki struktur organisasi yang sehat dan efisien dalam mengelola perguruan tinggi.

2. Menjadi organisasi pendidikan yang otonom dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Tujuan 5: Menjadi “Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi yang membudayakan etika dan estetika”. Untuk mencapai tujuan ini, ditetapkan sasaran sebagai berikut:

  1. Memiliki sistem pendidikan yang menjunjung tinggi etika dan estetika.
  2. Terciptanya akhlak melalui pendidikan agama yang sesuai dengan keyakinan masing-masing.

6. STRATEGI

Perumusan strategi disusun berdasarkan analisis variable eksternal dan internal  untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Pencapaian sasaran diukur melalui dimensi-dimensi yang akan ditetapkan dan dilampirkan pada bagian akhir rencana strategi ini.

Sasaran 1: Memiliki kurikulum yang berbasis kompetensi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melaksanakan analisis dan evaluasi variable internal dan eksternal setiap program studi untuk menetapkan kurikulum, dengan memperhatikan kompetensi utama, pendukung dan lain-lain, selambat-lambatnya 4 tahun sekali.
  2. Menyusun Silabus, Garis-garis Besar Program Pengajaran, Satuan Acara Pengajaran.
  3. Melakukan umpan balik kepada pengguna lulusan.

Sasaran 2 : Memiliki tenaga pendidik yang kompeten dan mengajar sesuai dengan kompetensinya.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui :

  1. Menetapkan tenaga pengasuh matakuliah berdasarkan kompetensi yang dimiliki.
  2. Menyusun modul yang sesuai dengan Silabus, GBPP, dan SAP.
  3. Melakukan umpan balik dengan mengirim kuesioner kepada mahasiswa terhadap kompetensi dosen.

Sasaran 3 : Memiliki media pengajaran yang sesuai untuk mendukung proses belajar mengajar.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melakukan investasi  media pengajaran yang cukup dan layak sesuai dengan kemampuan keuangan.
  2. Melaksanakan program pemeliharaan media pengajaran secara teratur sehingga selalu siap untuk digunakan.
  3. Melakukan umpan balik atas ketersediaan media pengajaran.

Sasaran 4 : Memiliki metode dan tehnik pengajaran yang dapat meningkatkan kompetensi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melaksanakan pelatihan dibidang teknologi pengajaran untuk memperoleh metode dan teknik pengajaran yang efektif dan efisien.
  2. Melaksanakan metode dan teknik pengajaran yang dipilih.
  3. Melakukan umpan balik atas pelaksanaan metode dan teknik yang diplih.

Sasaran 5 : Memiliki standar penerimaan mahasiswa.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melaksanakan analisis dan evaluasi sistem penerimaan mahasiswa baru.
  2. Menetapkan standar nilai minimum bagi calon mahasiswa.

Sasaran 6 : Memiliki sistem pengendalian mutu perguruan tinggi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Melaksanakan analisis dan evaluasi sistem yang sedang berjalan.
  2. Menetapkan bagan organisasi, wewenang, fungsi, tugas dan tanggungjawab.
  3. Membangun sistem pengendalian mutu perguruan tinggi yang tangguh, efisien dan efektif.

Sasaran 7 : Memiliki sistem evaluasi yang standar.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui :

  1. Menganalisis dan mengevaluasi sistem evaluasi yang sedang berjalan.
  2. Menetapkan standar sistem evaluasi.
  3. Melakukan umpan balik untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Sasaran 8 : Terwujudnya penelitian ilmiah yang proporsional untuk diabdikan kepada masyarakat.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui :

  1. Menganalisis dan mengevaluasi penelitian ilmiah yang telah lalu dan sedang berjalan.
  2. Menyusun program penelitian yang proporsional dan berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dengan melibatkan mahasiswa.
  3. Mempersiapkan sumber pendanaan alternatif untuk pembiayaan penelitian.
  4. Membangun kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi lain dan lembaga riset, untuk meningkatkan profesionalisme peneliti.
  5. Mengkodefikasi hasil-hasil penelitian sebagai sumber pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sasaran 9 : Terwujudnya pengabdian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Menganalisis dan mengevaluasi pengabdian pada masyarakat yang telah lalu dan sedang berjalan.
  2. Menyusun program pengabdian pada masyarakat yang mendasarkan pada hasil penelitian yang bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dengan melibatkan mahasiswa.
  3. Mempersiapkan sumber pendanaan alternatif untuk pembiayaan pengabdian.
  4. Membangun kerjasama pengabdian dengan pemerintah dan lembaga swasta.

Sasaran 10 : Memiliki struktur organisasi yang sehat dan efisien dalam mengelola perguruan tinggi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Menganalisis dan mengevalusi struktur organisasi yang ada berdasarkan job analysis.
  2. Menetapkan struktur orginasasi yang jelas wewenang, fungsi, tugas dan tanggungjawab masing-masing organ.
  3. Mempersiapkan manual organisasi sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan organisasi.
  4. Melakukan analisis dan evaluasi atas efektivitas dan efisiensi organisasi secara berkala.

Sasaran 11 : Menjadi organisasi pendidikan yang otonom dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Mendukung pimpinan perguruan tinggi dalam mengelola organisasi sehingga menjadi organisasi yang sehat dan mandiri.
  2. Mendorong penyelenggara pendidikan untuk memberikan otonomi kepada pengelola pendidikan.

Sasaran 12 : Memiliki sistem pendidikan yang menjunjung tinggi etika dan estetika.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Mempersiapkan matakuliah dalam kurikulum yang mengajarkan etika dan estetika.
  2. Mempersiapkan tenaga kependidikan yang beretika dalam proses pengajaran.
  3. Mempersiapkan tenaga penunjang kependidikan yang beretika dalam pelayanan.
  4. Melakukan analisis dan evaluasi secara berkala.

Sasaran 13 : Terciptanya akhlak melalui pendidikan agama yang sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Strategi untuk mencapai sasaran tersebut melalui:

  1. Mempersiapkan Silabus, GBPP. SAP dan Modul yang bertumpu pada peningkatan akhlak mahasiswa.
  2. Menciptakan lingkungan kampus yang dapat memotivasi peningkatan akhlak mahasiswa.
  3. Melaksanakan kegiatan mahasiswa dalam kegiatan keagamaan.

7. INDIKATOR PENCAPAIAN SASARAN

Indikator Pencapaian Sasaran

No Sasaran Indikator
1 Memiliki kurikulum yang berbasis kompetensi.
  1. Kurikulum yang dengan jelas menggambarkan kompetensi utama, kompentensi pendukung dan kompetensi lain.
  2. Mempunyai Silabus, GBPP, SAP dan Modul.
2 Memiliki tenaga pendidik yang kompeten dan mengajar sesuai dengan kompetensinya.
  1. Riwayat pendidikan minimal S2, Bersertifikat Pendidik
  2. Memiliki Silabus, GBPP, SAP dan Modul.
  3. Jawaban kuesioner mahasiswa sangat baik
3 Memiliki media pengajaran yang sesuai untuk mendukung proses belajar mengajar.
  1. Jumlah media pengajaran semakin banyak.
  2. Media pengajaran semakin beragam dan modern
4 Memiliki metode dan tehnik pengajaran yang dapat meningkatkan kompetensi.
  1. Tingkat persentase kelulusan semakin baik.
  2. IPK rata-rata semakin tinggi, minimal 2,76.
  3. Lama tunggu untuk bekerja rendah, maksimal 1 tahun.
5 Memiliki standar penerimaan mahasiswa
  1. Lulus ujian masuk STIE Harapan
6 Memiliki sistem pengendalian mutu perguruan tinggi.
  1. Terbentuknya organ Sistem  Pengendalian Mutu.
  2. Terbitnya pedoman standar operasional.
7 Memiliki sistem evaluasi yang standar.
  1. Tersedianya pedoman standar evaluasi.
8 Terwujudnya penelitian ilmiah yang proporsional untuk diabdikan kepada masyarakat.
  1. Jumlah hasil penelitian yang proporsional meningkat.
  2. Profesionalisme peneliti meningkat.
9 Terwujudnya pengabdian yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  1. Jumlah pengabdian pada masyarakat meningkat.
  2. Permintaan kerjasama bertambah
10 Memiliki struktur organisasi yang sehat dan efisien dalam mengelola perguruan tinggi.
  1. Terbentuknya struktur orgaisasi baru yang lebih efisien.
  2. Ada manual organisasi
11 Menjadi organisasi pendidikan yang otonom dalam pengelolaan perguruan tinggi.
  1. Surat Keputusan Penyelenggara Pendidikan tentang Otonomi Perguruan Tinggi
12 Memiliki sistem pendidikan yang menjunjung tinggi etika dan estetika. 1.      Pelanggaran etika berkurang.

2.      Permintaan lulusan meningkat.

3.      Ada kode etik dan tata krama dalam proses belajar mengajar.

13 Terciptanya akhlak melalui pendidikan agama yang sesuai dengan keyakinan masing masing.
  1. Kegiatan mahasiswa bidang keagamaan meningkat.

8. PENUTUP

Rencana Strategis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan untuk jangka waktu lima tahun (2009 – 2014) ini disusun berdasarkan analisis atas kondisi lingkungan internal, eksternal, maupun global yang ada pada saat ini. Oleh sebab itu, jika terjadi perubahan atas variable-variabel dimaksud, maka terhadap Rencana Strategis ini akan diadakan perubahan dan penyesuaian sejalan dengan perubahan lingkungan.

Sumber pendanaan untuk membiayai pelaksanaan Rencana Strategis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Harapan Medan tahun 2009 – 2014 diperoleh dari Anggaran sekolah tinggi yang bersumber dari Sumbangan Pembangunan Pendidikan (SPP), Yayasan Pendidikan Harapan, bantuan dari Pemerintah dan lembaga swasta nasional dan asing. Rencana Strategis ini selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan penyusunan dan pelaksanaan rencana yang lebih operasional.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.